Blog

Tekuk Parma, Roma Jumpa Juventus di Perempat Final Coppa Italia

AS Roma berhasil melangkah ke babak perempat final Coppa Italia usai menundukkan Parma. Bermain di Ennio Tardini pada Kamis, 16 Januari 2020 waktu setempat atau Jumat dini hari WIB, Serigala Roma membungkam Parma dua gol tanpa balas.

Sepasang gol Roma diborong oleh Lorenzo Pellegrini masing-masing di menit ke-49 dan sepakan penalti di menit ke-76.

Kemenangan ini meloloskan Roma ke babak delapan besar. Roma akan menghadapi Juventus untuk memperebutkan satu tiket ke babak semi final.

Meski tampil di kandang lawan, Roma mampu menguasai pertandingan. Sejak menit awal tim besutan pelatih Paulo Fonseca sudah langsung memberikan ancaman. Namun demikian kedua tim mengakhiri babak pertama dengan skor kaca mata.

Roma baru bisa memecah kebuntuan selepas jeda. Sepakan Pellegrini berhasil merobek gawang Parma yang dijaga Simone Colombi. Pellegrini kembali memaksa Colombi harus memungut bola dari dalam gawangnya usai gagal mengantisipasi sepakan penalti.

Fonseca menyambut baik hasil tersebut. Menurutnya timnya tampil baik sehingga berhak lolos ke babak selanjutnya. Pertandingan kontra Juventus di perempat final akan menjadi laga sulit bagi mereka.

“Ya, kami bermain untuk menang dan lolos ke babak berikutnya bertemu Juventus. Itu akan jadi laga sulit di kandang mereka, tapi kami harus selalu masuk ke lapangan untuk menang,” beber Fonseca.

Lebih lanjut kemenangan ini membuat mereka kembali ke jalur positif setelah gagal dalam dua laga terakhir. Ia pun memberikan apresiasi kepada semua pemain yang dinilai tampil bagus di laga itu.

“Saya suka hampir seluruh penampilan kami. Kami tampil bagus dalam bertahan dan juga punya peluang untuk bikin gol di babak pertama,” sambungnya.

Selain itu Fonseca juga menilai timnya sebenarnya bisa mencetak lebih banyak gol. Pasalnya mereka memiliki banyak ruang dan kesempatan terutama di paruh kedua.

“Ada lebih banyak ruang di babak kedua dan kami berhasil mencetak dua gol. Saya menikmati performa (Nikola) Kalinic. Saya kira dia fantastis dan pemain terbaik di lapangan. Bryan (Cristante) juga tampil bagus,” tegasnya.

Susunan Pemain Parma VS AS Roma:

Parma: Colombi; Laurini (Iacoponi 64′), Dermaku, Gagliolo, Pezzella; Kucka, Scozzarella (Kulusevski 70′), Barilla; Kurtic, Cornelius (Inglese 46′), Siligardi.

Pelatih: Roberto D’Aversa

AS Roma: Pau Lopez; Florenzi (Bruno Peres 79′), Mancini, Smalling, Kolarov; Cristante, Diawara; Under, Pellegrini (Veretout 85′), Perotti (Kluivert 70′); Kalinic.

Pelatih: Paulo Fonseca

Arsenal akan menghadapi Sheffield United di pekan ke-23 Liga Primer Inggris. Pertandingan ini akan berlangsung pada Sabtu, 18 Januari 2020. Di laga ini Arsenal tidak akan diperkuat salah satu bomber di lini depan, Pierre-Emerick Aubameyang.

Tanpa Aubameyang jelas sebuah kerugian. Selain sangat membutuhkan gol, pertandingan ini tak ubahnya laga balas dendam setelah menelan kekalahan di pertemuan sebelumnya. Saat itu kedua tim bertemu di pekan kesembilan dan Arsenal harus takluk satu gol tanpa balas.

Sebagai tim promosi, kekalahan atas Sheffield jelas menjadi pukulan tersendiri bagi skuad Meriam London. Tentu Arsenal tidak ingin kembali dipermalukan tim promosi tersebut.

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta mengatakan tanpa Aubameyang timnya harus bekerja keras. Ia memuji kontribusi pemain berdarah Afrika itu. Bahkan Arteta tidak segan menyebut mantan pemain Borussia Dortmund itu sebagai pemain paling penting di timnya.

“Dia begitu bagus di bawah saya, bekerja keras, mencetak banyak gol dan dia mungkin adalah pemain terpenting kami,” beber Arteta.

Tanpa Aubameyang membuat sang pelatih harus menyiapkan strategi khusus. Ia pun menaruh harapan kepada para pemain agar bisa menutup celah yang ditinggalkan Aubameyang..

“Saya harap kami bisa bermain lebih baik dan memenangi banyak pertandingan. Para pemain harus bisa mengisi lubang itu,” tegas Arteta.

Untuk itu ia tak mau terlalu menyiksa diri dengan terus menerus menyesali absennya Aubameyang. Ia lebih memilih untuk fokus ke pertandingan tersebut. Baginya para pemain harus memiliki tekad untuk membuktikan diri mampu memberikan permainan terbaik.

“Sekarang waktunya ngomong di atas lapangan dan kalau mereka menunjukkan mereka sebagus atau lebih baik daripada dia, mereka memiliki sebuah kesempatan,” pungkas mantan asisten manajer Pep Guardiola itu.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

22-10-2019 Sheffield 1-0 Arsenal (EPL)

24-09-2008 Arsenal 6-0 Sheffield (EFL Cup)

01-11-2007 Sheffield 0-3 Arsenal (EFL Cup)

31-12-2006 Sheffield 1-0 Arsenal (EPL)

23-09-2006 Arsenal 3-0 Sheffield (EPL).

5 Pertandingan Terakhir Arsenal:

26-12-2019 Bournemouth 1-1 Arsenal (EPL)

29-12-2019 Arsenal 1-2 Chelsea (EPL)

02-01-2020 Arsenal 2-0 MU (EPL)

07-01-2020 Arsenal 1-0 Leeds (FA Cup)

11-01-2020 Palace 1-1 Arsenal (EPL).

5 Pertandingan Terakhir Sheffield United:

26-12-2019 Sheffield 1-1 Watford (EPL)

30-12-2019 City 2-0 Sheffield (EPL)

03-01-2020 Liverpool 2-0 Sheffield (EPL)

05-01-2020 Sheffield 2-1 AFC Fylde (FA Cup)

11-01-2020 Sheffield 1-0 West Ham (EPL).

Perkiraan Susunan Pemain Arsenal versus Sheffield United:

Arsenal (4-2-3-1): Bern Leno; Kolasinac, David Luiz, Sokratis, Maitland-Niles; Granit Xhaka, Guendouzi; Martinelli, Mesut Ozil, Nicolas Pepe; Alexandre Lacazette.

Pelatih: Mikel Arteta.

Sheffield United (3-5-2): Henderson; O’Connell, Egan, Basham; Stevens, Fleck, Norwood, Lundstram, Baldock; Mousset, McBurnie.

Pelatih: Chris Wilder.

Usai Cetak Tiga Gol, Guardiola Sebut Aguero Legenda

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola angkat topi dengan sepak terjang Sergio Aguero selama membela klub tersebut. Mantan pemain Atletico Madrid itu masih menjadi andalan di lini serang The Citizen.

Aguero pun sanggup menjawab kepercayaan dengan menjadi bomber bagi klub asal kota Manchester itu. Terkini, pemain asal Argentina itu sukses mencetak hattrick alias tiga gol saat City menggulung Aston Villa dalam lanjutan pertandingan Liga Primer Inggris pada Minggu, 12 Desember 2020 lalu. Menghadapi Aston Villa di Villa Park, The Citizen menang dengan skor telak 6-1.

Tiga gol di laga ini membuat Aguero menorehkan rekor pribadi. Itu merupakan gol ke-175 pemain asal Argentina itu sekaligus menjadikannya setara dengan Thierry Henry sebagai pemain non Inggris dengan gol terbanyak di Liga Primer Inggris.

Kiprah Aguero pun mendapat sanjungan dari pelatih City, Pep Guardiola. Menurut Guardiola Aguero telah menjadi salah satu legenda di klub yang berbasis di kota Manchester itu.

“Dia adalah seorang legenda. Sebuah kehormatan bisa berada di sini di hari dia mengukir rekor. Pemain semacam ini…tidak terlalu banyak muncul dalam sejarah luar biasa sepakbola Inggris,” beber Guardiola.

Lebih lanjut pelatih asal Spanyol itu mengatakan kehadiran Aguero meningkatkan kualitas Liga Primer Inggris. Mampu memecahkan rekor Thierry Henry merupakan pencapaian luar biasa.

“Dia membantu membuat Premier League jadi lebih baik. Bisa memecahkan rekor dari legenda luar biasa seperti Thierry Henry berarti itu bukan performa jangka pendek saja, itu butuh bertahun-tahun,” sambungnya.

“Menjadi pemain asing dengan gol dan hat-trick terbanyak sudah mengungkapkannya sendiri. Semoga dia bisa mencetak gol lebih banyak lagi,” lanjutnya.

Bila dibandingkan dengan Messi, Guardiola masih menjagokan Messi. Menurut Guardiola Messi adalah pemain dengan kemampuan yang lengkap dan bisa beroperasi di berbagai lini. Meski begitu setelah Messi, pemain terbaik berikutnya adalah Aguero.

Enam gol City dicetak oleh  Riyad Mahrez di menit ke-18 dan 24, Gabriel Jesus di menit ke-46 dan hattrick Sergio Aguero di menit ke-28, 57, dan 81. Sementara itu satu-satunya gol tuan rumah dicetak oleh El Ghazi di menit ke-90+1.

Kemenangan ini membuat City berhak atas tiga poin untuk menambah koleksi poin menjadi 47 dari 22 pertandingan. City pun menyalip Leicester City dengan keunggulan dua angka. Sementara itu posisi puncak masih ditempati Liverpool yang telah mendulang total 61 poin dari 21 laga.

 

Kalah di Final Piala Super Spanyol, Begini Komentar Pelatih Atletico Madrid

Atletico Madrid harus pupus meraih trofi pertama tahun ini setelah kalah di babak final Piala Super Spanyol. Tim berjuluk Los Colchoneros itu kandas saat berhadapan dengan rival sekota, Real Madrid di babak final. Atletico kalah usai melewatkan babak adu penalti dengan skor 1-4.

Terkait performa Atletico, Simeone mengatakan timnya mampu mengawali pertandingan dengan baik. Namun lawan kemudian mampu mengambil alih pertandingan di 15 menit terakhir babak pertama.

“Kami memulai dengan cukup baik di 20-25 menit pertama. Real Madrid meningkat di 15 menit terakhir babak pertama,” lanjutnya.

Di babak kedua, demikian Simeone, Madrid mampu menciptakan sejumlah peluang. Meski kendali permainan ada di pihak Madrid, Atletico tetap mampu menciptakan peluang.

“Di babak kedua, situasinya berubah. Mereka punya peluang-peluang, tapi kami selalu dalam posisi-posisi baik dengan sejumlah serangan bagus ke gawang mereka,” lanjutnya.

Sekali lagi, Simeone menyebut momen saat Valverde melanggar Alvaro Morata sebagai momen penting. Menurutnya Valverde telah melakukan keputusan yang tepat bila tidak maka Atletico mampu mencetak gol.

“Momen paling penting adalah dari Valverde, yang mengambil keputusan wajar untuk timnya dan dia mencegah kami dari mendapatkan situasi mencetak gol yang bisa saja menentukan pertandingan,” sambungnya lagi.

Sementara itu pelatih Atletico, Jan Oblak pun turut bersuara terkait kartu merah Valverde. Menurutnya bila Valverde tidak melanggar Morata peluang besar bagi Atletico untuk mencetak gol.

“Memang itu tidak menyenangkan untuk dilihat, tapi dia melakukannya untuk menghentikan kami mencetak gol. Itu kartu merah yang jelas. Itu berarti kami tak punya kans bersih yang semestinya kami dapat,” beber Oblak.

Lebih lanjut kiper asal Slovenia itu mengatakan timnya sebenarnya mampu menguasai pertandingan dan menciptakan sejumlah peluang.

“Kami mengontrol pertandingan dengan cukup baik. Ada momen-momen ketika mereka lebih banyak menguasai bola, tapi kami berbahaya dalam serangan balik. Kami cuma kekurangan sedikit hal untuk mencetak gol,” tegas kiper 27 tahun itu.

Dalam drama adu penalti empat eksekutor Madrid yakni Rodrygo, Luka Modric, Sergio Ramos dan Dani Carvajal sukses menjalankan tugas. Sementara itu dua penendang Atletico yakni Saul Niguez dan Thomas Partey gagal menjaringkan bola ke gawang Real Madrid. Alhasil Madrid menang drama adu penalti dengan skor 4-1.

Kedua tim menurunkan formasi terbaik di laga ini. Sejak menit awal kedua tim langsung mengambil inisiatif menyerang. Beberapa peluang emas diperoleh Atletico dari skema serangan balik cepat. Namun tidak sedikit kesempatan diperolah Real Madrid. Namun demikian tak satu pun peluang yang mampu dikonversi menjadi gol, baik di babak pertama maupun babak kedua.

 

Dua Gol Neymar Gagal Bawa PSG Tekuk Monaco di Liga 1

Neymar Junior tampil gemilang saat memperkut Paris Saint-Germian (PSG) menghadapi AS Monaco dalam lanjutan pertandingan Ligue 1 Prancis. Pertandingan pekan ke-20 yang berlangsung di kandang sendiri di Stadion Parc des Princes pada Senin, 13 Januari 2020 dini hari WIB belum berpihak pada tuan rumah. Kedua tim mengakhiri pertandingan dengan skor 3-3.

Neymra mencetak brace alias dua gol di laga itu, masing-masing di menit ketiga dan sepakan penalti di menit ke-42. Sementara itu satu gol lainnya lahir dari gol bunuh dir iFode Ballo-Toure di menit ke-24.

Sementara itu tiga gol tim tamu dicetak oleh Gelson Martins di menit ketujuh, Wissam Ben Yedder di menit ke-13, dan Islam Slimani di menit ke-70.

Tambahan satu poin membuat PSG masih tetap menguasai puncak klasemen dengan raihan total 46 poin. Sementara itu Monaco masih berada di papan tengah, tepatnya di urutan kedelapan dengan tabungan total 29 poin.

Meski bagai meraih kemenangan, Neymar mengatakan timnya sudah tampil baik di laga tersebut, meski begitu ia mengakui itu bukan penampilan terbaik mereka.

“Itu bukan performa terbaik dari kami, tetapi kami sudah melakukan segalanya dengan baik. Kami banyak menciptakan peluang, kami mencoba segala yang kami bisa,” beber Neymar.

Lebih lanjut pemain asal Brasil itu mengatakan timnya tampil lebih baik dari tim tamu. Meski demikian mereka tidak bisa mengontrol hasil akhir.

“Saya pikir kami lebih baik dari lawan kami dan pantas untuk menang. Namun, itulah sepak bola, tidak semuanya bisa sempurna sepanjang waktu. Namun, jika tetap bermain dengan cara yang baik, kami akan mengalami musim yang hebat,” sambungnya.

Ia juga mengapresiasi strategi yang digunakan sang pelatih, Thomas Tuchel. Hal ini didasarkan pada hasil akhir di mana mereka mampu mencetak tiga gol.

“Kami mencetak tiga gol, jadi saya pikir (formasi) itu berjalan dengan baiksambungnya.

Selain itu mantan pemain Barcelona itu mengatakan timnya memiliki kualitas.

“Kami memiliki kualitas dan kami mengetahui itu. Saya pikir kalian melakukan kesalahan dengan mempertanyakan hal lain dan saya memberikan jawaban,” sambungnya.

Neymar mengakui mereka memang tampil baik di laga itu. Namun tidak mudah bagi mereka memetik kemenangan. Ia menyebut itu laga sulit. Ia tak menampik Monaco adalah tim yang berkualitas.

“Pertandingan ini sangat sulit karena mereka juga memiliki tim yang berkualitas. Namun, itu adalah ujian yang bagus dan kami merasa bahagia,” pungkasnya.

 

 

 

Menang Adu Penalti Atas Atletico, Real Madrid Juara Piala Super Spanyol

Real Madrid akhirnya keluar sebagai juara Piala Super Spanyol setelah mengalahkan rival sekota yakni Atletico Madrid. Madrid memenangi pertandingan yang digelar di King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi pada Senin, 13 Januari 2020 dini hari WIB melalui drama adu penalti setelah kedua tim bermain tanpa gol di waktu normal.

Dalam drama adu penalti empat eksekutor Madrid yakni Rodrygo, Luka Modric, Sergio Ramos dan Dani Carvajal sukses menjalankan tugas. Sementara itu dua penendang Atletico yakni Saul Niguez dan Thomas Partey gagal menjaringkan bola ke gawang Real Madrid. Alhasil Madrid menang drama adu penalti dengan skor 4-1.

Kedua tim menurunkan formasi terbaik di laga ini. Sejak menit awal kedua tim langsung mengambil inisiatif menyerang. Beberapa peluang emas diperoleh Atletico dari skema serangan balik cepat. Namun tidak sedikit kesempatan diperolah Real Madrid. Namun demikian tak satu pun peluang yang mampu dikonversi menjadi gol, baik di babak pertama maupun babak kedua.

Pertandingan pun berlanjut ke babak extra time. Madrid mendapat kesempatan mencetak gol melalui sepakan Luka Modric. Namun Jan Oblak tampil gemilang dengan menggagalkan peluang emas tersebut. Alhasil hingga waktu tambahan usai tak ada gol yang tercipta.

Dalam drama adu tos-tosan dua penendang pertama Atletico gagal menjalankan tugas. Sementara itu empat penendang Madrid berhasil menjalankan tugas dengan baik sehingga Madrid berhak meraih trofi Piala Super Spanyol.

Kesuksesan ini membuat Madrid banjir pujian, termasuk sang pelatih, Zinedine Zidane. Presiden Madrid, Florentino Perez pun angkat topi dengan kinerja pelatih asal Prancis itu.

“Dia memiliki banyak trofi dan kami sangat gembira untuk dia. Saya harap dia akan memenangi lebih banyak trofi juara lagi,” beber Perez.

Lebih lanjut Perez mengatakan sang pelatih sudah menyatu dengan Madrid. Setelah sempat rehat setahun, mantan pemain Madrid dan Juventus itu bisa kembali dengan energi memadai.

“Zidane memiliki hubungan penuh cinta dengan Real Madrid. Dia memang pernah rehat selama setahun dan sekarang dia kembali dengan energi yang baru,” sambungnya.

Perez pun menyebu kehadiran Zidane bagi Real Madrid tak ubahnya berkat dari surge. “Zidane itu adalah berkat dari surga,” tegas Perez.

Susunan Pemain Real Madrid versus Atletico Madrid:

Real Madrid: Thibaut Courtois; Dani Carvajal, Sergio Ramos (c), Raphael Varane, Ferland Mendy; Toni Kroos (Vinicius Junior 103′), Casemiro, Federico Valverde; Luka Modric, Isco (Rodrygo 60′); Luka Jovic (Mariano Diaz 83′).

Pelatih: Zinedine Zidane

Atletico Madrid: Jan Oblak (c); Kieran Trippier, Felipe, Jose Gimenez (Stefan Savic 98′), Renan Lodi (Marcos Llorente 89′); Angel Correa, Thomas Partey, Hector Herrera (Vitolo 56′), Saul Niguez; Joao Felix (Santiago Arias 101′), Alvaro Morata.

Melangkah ke Final Piala Super Spanyol, Begini Komentar Pelatih Real Madrid

Real Madrid sukses meraih satu tiket ke babak final Piala Super Spanyol setelah mencatatkan kemenangan atas Valencia. Tampil di Stadion King Abdullah Sports Center, Jeddah, Arab Saudi pada Rabu, 8 Januari 2020 waktu setempat atau Kamis dini hari WIB, Madrid menang dengan skor 3-1.

Pelatih Madrid, Zinedine Zidane pun angkat bicara usai laga. Menurut pelatih asal Prancis itu timnya terus bekerja keras untuk menampilkan level permainan yang tinggi. Hal ini sukses ditunjukkan di laga ini.

“Tim ini sedang bekerja keras untuk bermain di level ini dan senang melihat dinamikanya di setiap pertandingan. Kemarin kami sudah mengatakan bahwa kami harus berada dalam performa terbaik, dan saya tidak tahu apakah kami tadi mencapainya atau tidak tapi kami senang dengan penampilan tim,” beber Zidane.

Lebih lanjut mantan pemain Juventus dan Real Madrid itu mengatakan sulit untuk memilih pemain terbaik di laga itu. Menurutnya para pemain sudah berkontribusi dengan caranya masing-masing. Meski begitu nama-nama seperti Isco, Toni Kroos hingga Luka Modric tak lupa disebut.

“Saya senang dengan bagaimana setiap pemain bermain, sulit lho memilih salah satu pemain di antara lainnya. Saya senang karena Isco mencetak gol, dia memang membutuhkannya; kemampuan Kroos fantastis, dan upaya Modric, itulah keistimewaan dia. Itulah apa yang ingin disaksikan seorang manajer,” lanjutnya.

Ketiga pemain yang disebut itu ikut andil dengan mencetak masing-masing satu gol. Toni Kroos mencetak gol di menit ke-15, Isco di menit ke-39, dan Luka Modric di menit ke-65. Sementara itu satu-satunya gol Valencia dicetak oleh Daniel Parejo dari titik penalti di menit ke-90+2.

“Kami seharusnya gembira, tapi kami belum memenangi apapun. Kami sekarang harus beristirahat, dan besok kami akan mulai mempersiapkan diri untuk laga final,” sambung Zindane lagi.

Sementara itu Dani Carvajal membeberkan kunci kemenangan timnya di laga itu. Menurut pemain yang beprosisi sebagai bek kanan itu timnya tampil fokus sejak menit pertama.

“Tim tampil fokus sejak menit pertama. Tugas telah dituntaskan, kami memenangi pertandingan dan ada di final untuk hari Minggu nanti. Mari kita lihat siapa yang jadi lawan berikutnya. Kami menekan dengan baik untuk merebut kembali bola dan sungguh membuat mereka kelelalahan,” beber Carvajal.

Lebih lanjut pemain internasional Spanyol itu mengapresiasi strategi yang dipakai Zidane dengan menurunkan lima gelandang sekaligus. Terbukti mereka mampu menguasai jalannya pertandingan.

“Bermain dengan lima gelandang itu adalah sebuah cara untuk mengontrol pertandingan dan itu benar-benar terlihat. Kami tak banyak kehilangan bola dan mendominasi penguasaan. Valencia kalah dalam pertarungan di ‘ruang mesin’,” sambungnya.

Man City Menangi Derbi Manchester di Semi Final Piala Liga Inggris

Manchester City sukses memenangi derbi Manchester menghadapi Manchester United di leg pertama babak semi final Carabao Cup atau Piala Liga Inggris. Tampil di markas Setan Merah di Stadion Old Trafford pada Selasa, 7 Januari 2020 waktu setempat atau Rabu dini hari WIB. City sukses membungkam tuan rumah dengan skor 3-1.

Trigol tim tamu dicetak oleh Bernardo Silva di menit ke-17, Riyad Mahrez di menit ke-33, dan gol bunuh diri Andreas Pareira di menit ke-39. Sementara itu gol semata wayang tuan rumah dilesatkan oleh Marcus Rashford di menit ke-70.

Kemenangan ini membuat City berpeluang meraih tiket ke babak final Piala Liga Inggris. Tidak hanya itu, City pun sukses membalas kekalahan dalam pertemuan sebelumnya di pentas Liga Primer Inggris.

Kedua tim menurunkan formasi terbaik di laga ini. Sejak menit awal City langsung menggempur pertahanan tuan rumah. Tim tamu sukses memecah kebuntuan di menit ke-17. Sepakan jarak jauh Bernardo Silva di menit ke-17 tak mampu digagalkan kiper tuan rumah, David De Gea.

De Gea kembali harus memungut bola dari dalam gawangnya di menit ke-33. Kali ini giliran Riyad Mahrez yang memberikan mimpi buruk kepada kiper internasional Spanyol itu. Mahrez yang menerima umpan terobosan Bernardo Silva berhasil mengecoh De Gea sebelum memasukan bola ke gawang yang sudah kosong.

Publik tuan rumah semakin terdiam di menit ke-39 setelah Andreas Pereira mencetak gol bunuh diri. Gol ini bermula dari serangan balik cepat yang dilanjutkan dengan sepakan keras Kevin De Bruyne. Sepakan gelandang internasional Belgia itu sempat diblok De Gea namun bola pantul justru mengenai Pareira dan masuk ke gawang sendiri.

City pun mengunci kemenangan tiga gol di paruh pertama. Di babak kedua, tuan rumah berusaha bangkit. Marcus Rasfhord sempat memberikan harapan setelah mencetak gol di menit ke-70. Bermula dari umpan terobosan Mason Greenwood, Rashford sukses menaklukkan Claudio Bravo.

Tuan rumah berusaha menambah gol untuk mengejar ketertinggalan. Sayangnya hingga wasit meniup peluit panjang skor tak juga berubah.

Susunan pemain Manchester United versus Manchester City:

Manchester United: 1-David de Gea; 4-Phil Jones, 2-Victor Lindelof, 29-Aaron Wan-Bissaka, 53-Brandon Williams; 17-Fred, 15-Andreas Pereira; 14-Jesse Lingard (31-Nemanja Matic 46′), 21-Daniel James (28-Angel Gomes 64′), 10-Marcus Rashford; 26-Mason Greenwood (9-Anthony Martial 81′)

Pelatih: Ole Gunnar Solskjaer

Manchester City: 1-Claudio Bravo; 25-Fernandinho, 30-Nicolas Otamendi, 16-Rodri Hernandez; 2-Kyle Walker, 22-Benjamin Mendy, 8-Ilkay Guendogan, 17-Kevin De Bruyne (9-Gabriel Jesus 80′); 20-Bernardo Silva, 26-Riyad Mahrez (47-Phil Foden 87′); 7-Raheem Sterling

Pelatih: Pep Guardiola

Pelatih Barcelona: Setelah Transfer Carles Alena, Tidak Akan ada Yang Pergi

Pelatih Barcelona mengisyaratkan bahwa pihaknya tidak akan melepas pemain di bursa transfer musim dingin ini. Hal ini dikatakan untuk menanggapi rumor terkait kepindahan Arturo Vidal ke Inter Milan. Saat ini Vidal santer dikaitkan dengan klub Serie A itu.

Namun demikian Ernesto Valverde mengatakan tidak ada yang akan pergi dari Stadion Nou Camp, terutama setelah mereka melepas Carles Alena ke sesame klub La Liga beberapa waktu lalu.

“Saya lihat tidak ada masalah. Setelah transfer Carles Alena, tidak akan ada yang pergi,” tandas Valverde.

Sementara itu terkait Vidal, Valverde mengatakan pemain internasional Chile itu dalam situasi yang baik bersama Barcelona. Pemain yang pernah berseragam Bayern Muenchen dan Juventus itu selalu berlatih dengan baik.

“Saya kira situasi kontrak ini tidak akan memengaruhi aspek olahraga. Vidal juga berlatih dengan baik di setiap waktu dan harus menyelesaikan persoalan dengan klub. Kami akan menemukan solusi secara internal, ini bukan kali pertama terjadi dan bukan juga yang terakhir,” sambung pelatih asal Spanyol.

Tidak hanya itu, Vidal juga masih menjadi pemain andalan yang sering diturunkan Valverde di berbagai kompetisi. Bahkan pemain berambut unik itu kerap menjadi pahlawan bagi klub. Salah satunya seperti saat memperkuat Barcelona dalam derbi Catalan menghadapi Espanyol di Stadion RCDE pada Sabtu, 4 Januari 2020 waktu setempat atau Minggu dini hari WIB. Laga itu berkesudahan dengan skor 2-2.

Vidal mencetak gol kedua di menit ke-59, beberapa menit setelah Luis Suarez menyamakan kedudukan. Namun demikian tuan rumah lebih dulu memimpin setelah David Lopez menggetarkan gawang Barcelona di menit ke-23 dan pemain asal China, Wu Lei mencetak gol penyama kedudukan di menit ke-88.

Sementara itu banyak pihak menyambut baik kepindah Vidal ke Italia. Mantan pelatih Inter, Marcelo Lippi mengatakan bila mampu mendatangkan Vidal maka akan menjadi pencapaian tersendiri bagi klub tersebut, terutama bagi pelatih saat ini, Antonio Conte.

“Vidal akan menjadi pembelian besar bagi Conte. Dia akan menjadi jaminan langsung. Inter membutuhkannya di tengah-tengah lapangan untuk digunakan kekuatan dan pengalamannya,” beber Lippi.

Tidak hanya itu kehadiran Vidal akan memberikan pengaruh signifikan bagi klub tersebut. Bahkan pelatih kawakan, Fabio Capello berani sesumbar bahwa Vidal akan membantu Inter meraih scudetto musim ini.

“Inter bisa fokus sepenuhnya ke Serie A. Setelah tersingkir di Liga Champions dan pindah ke Liga Europa, mereka bisa menaruh perhatian lebih ke kompetisi domestik. Kalau mereka berhasil merekrut Vidal, maka Inter bisa melakukannya (meraih scudetto),” ungkap Capello.

Meski Menang, Lampard Sebut Laga Kontra Nottingham Tidak Mudah

Chelsea sukses memetik kemenangan atas Nottingham Forest di putaran ketiga Piala FA. Tampil di kandang sendiri di Stadion Old Trafford pada Minggu, 5 Januari 2020, The Blues berhasil membungkam tim dari kasta bawah itu dengan skor 2-0.

Meski menang, pelatih Chelsea, Frank Lampard sebut laga tersebut sejatinya tidaklah mudah. Sekalipun dari kasta bawah, Nottingham mampu membuat The Blues kerepotan.

“Pertandingan-pertandingan semacam ini tidaklah mudah. Ketika mereka melakukan perubahan, itu tidak berarti pertandingannya menjadi lebih mudah. Kami mendapatkan dua gol dan itu sangat nyaman. Tapi apakah kami memanfaatkan momentum itu dan menciptakan peluang-peluang lalu mencetak lebih banyak gol?,” ungkap Lampard.

Lebih lanjut pelatih asal Inggris itu mengatakan timnya sebenarnya memiliki banyak peluang. Bila beberapa peluang emas itu mampu dimanfaatkan dengan baik maka akan ada lebih banyak gol yang tercipta di laga ini.

“Tidak, kami tidak melakukannya dan saya akan senang kalau bisa mencetak lebih banyak gol lagi,” sambungnya.

Sepasang gol Chelsea lahir dari performa gemilang pemain muda Callum Hudson-Odoi. Pemain muda tersebut mencetak satu gol dan satu assist.

Hudson-Odoi mencetak gol di menit ketujuh dan ikut andil bagi terciptanya gol kedua yang dicetak Ross Barkley di menit ke-33. Kemenangan ini membuat Si Biru berhak atas tiket babak keempat turnamen tertua di dunia itu.

Performa apik pemain berusia 19 tahun itu pun mendapat segudang pujian. Salah satunya datang dari sang pelatih. Lampard mengaku senang dengan performa pemain kelahiran Britania Raya itu.

“Performa yang baik, sungguh menyenangkan melihat ia berada di garis terdepan lapangan, begitu agresif dan itulah fungsi ia berada di sini. Ia mencetak gol dengan tendangan hebat,” tandas Lampard.

Pehampilan impresif itu sekaligus membungkam berbagai kritikan yang dialamatkan kepadanya. Musim lalu pemain tersebut tak bisa tampil maksimal karena kerap terlilit cedera.

“Tahun lalu orang-orang membicarakannya untuk alasan lain, ia cedera parah, kembali ke lapangan lebih awal. Ketika ia kembali masih ada sedikit masalah dengannya, sebelum kemudian ia disorot lagi karena kontrak barunya dan sosoknya sendiri,” sambungnya.

Hudson-Odoi mencetak gol di menit ketujuh dan ikut andil bagi terciptanya gol kedua yang dicetak Ross Barkley di menit ke-33. Kemenangan ini membuat Si Biru berhak atas tiket babak keempat turnamen tertua di dunia itu.

Terlepas dari itu, Lampard juga menyambut positif kemenangan ini. Mantan pemain Chelsea itu mengatakan timnya berhasil melewati pertandingan sulit ini.

 

 

 

Derby Manchester Warnai Semi Final Piala Liga Inggris

Laga menarik akan tersaji di babak semi final Piala Liga Inggris atau Carabao Cup pada Selasa, 7 Januari 2020 waktu setempat atau Rabu dini hari WIB. Dua tim asal kota Manchester yang menghuni Liga Primer Inggris, Manchester City dan Manchester United akan saling berhadapan.

Laga ini akan digelar di markas Manchester United di Stadion Old Trafford. Dipastikan laga ini akan menarik karena kedua tim memiliki kekuatan merata dan sama-sama berambisi untuk meraih kemenangan. Laga ini pun menjadi pertarungan gengsi antara dua tim sekota.

Meski begitu City tidak akan tampil dengan kekuatan terbaik. Beberapa pemain utama di lini belakang sedang mengalami cedera. Pemain tersebut antara lain Aymaric Laporte dan Nicolas Otamendi yang belum dalam kondisi fit.

“Bermain lima bek itu tergantung. Dalam beberapa laga, baik saja kami demikian, tetapi dalam laga lain, tidak demikian. Kami memakai pola ini ketika butuh beradaptasi dan mengontrol serangan balik secara lebih baik,” beber pelatih Manchester City, Pep Guardiola.

Sementara itu kubu Setan Merah optimis bisa meraih kemenangan. Tampil di kandang sendiri memberikan semangat tambahan kepada mereka. Hal ini ditegaskan oleh pelatih United, Ole Gunnar Solskjaer.

Optimisme sang pelatih berangkat dari kemenangan di pertemuan sebelumnya. Kemenangan tersebut memberikan keyakinan dan pengalaman untuk laga ini.

“Kami bisa mengalahkan mereka (City) sebulan lalu, jadi kami tahu bisa menumbangkan mereka (kali ini). Anda harus merobohkan tekanan pertama mereka, karena City unggul dalam urusan merebut bola kembali dengan cepat,” tegas Solskjaer.

Lima Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

08/12/2019, Manchester City 1-2 Manchester United

25/04/2019, Manchester United 0-2 Manchester City

11/11/2018, Manchester City 3-1 Manchester United

07/04/2018, Manchester City 2-3 Manchester United

10/12/2017, Manchester United 1-2 Manchester City

5 Laga Terakhir Manchester United:

05/01/20 Wolverhampton 0 – 0 Manchester United

02/01/20 Arsenal 2 – 0 Manchester United

29/12/19 Burnley 0 – 2 Manchester United

27/12/19 Manchester United 4 – 1 Newcastle

22/12/19 Watford 2 – 0 Manchester United

5 Laga Terakhir Manchester City:

05/01/20 Manchester City 4 – 1 Port Vale

02/01/20 Manchester City 2 – 1 Everton

30/12/19 Manchester City 2 – 0 Sheffield United

28/12/19 Wolverhampton 3 – 2 Manchester City

22/12/19 Manchester City 3 – 1 Leicester City.

Perkiraan Starting Line-up Manchester United versus Manchester City:

Manchester United (4-2-3-1): Sergio Romero; Aaron Wan-Bissaka, Victor Lindelof, Harry Maguire, Ashley Young; Nemanja Matic, Fred; Daniel James, Jesse Lingard, Marcus Rashford; Anthony Martial

Pelatih: Ole Gunnar Solskjer

Manchester City (4-3-3): Claudio Bravo; Kyle Walker, Fernandinho, Eric Garcia, Benjamin Mendy; Kevin De Bruyne, Rodrigo, David Silva; Riyad Mahrez, Sergio Aguero, Raheem Sterling

Pelatih: Pep Guardiola