Pelatih Juventus Akui Kekalahan dari Tim Papan Bawah

Pelatih Juventus, Maurizio Sarri mengakui kekalahan timnya di pekan ke-23 Serie A Italia. Menghadapi Hellas Verona di Stadion Marc Antonio Bentegodi, Bianconeri dipaksa menyerah dengan skor 1-2.

Sarri yang merupakan mantan pelatih Chelsea mengakui timnya memang pantas kalah di laga tersebut. Menurut pelatih asal Italia itu, tuan rumah pantas menang. Tuan rumah dinilai tampil agresif sepanjang pertandingan. Sementara itu ia menyebut timnya kehilangan fokus. Bila kehilangan fokus maka dengan sendirinya akan mempengaruhi performa di lapangan pertandingan.

“Pikiran adalah hal yang paling penting, karena jika itu dilepaskan maka Anda tidak akan siap secara taktis. Jika pikiran Anda juga tidak fokus di 100 persen, maka fisik tidak akan mengikuti,” beber Sarri.

Lebih lanjut Sarri menegaskan timnya dipaksa bermain dengan intensitas tinggi oleh Verona. Sayangnya situasi tersebut tidak direspon dengan baik oleh Juventus.

“Kami harus bekerja lebih keras. Verona menang karena menunjukkan intensitas yang hebat dan kami tidak,” sambung pelatih asal Italia itu.

Pada laga yang digelar Sabtu, 8 Februari 2020 waktu setempat atau Minggu dini hari WIB, Nyonya Tua hanya mampu mencetak satu gol. Gol tunggal tim tamu dicetak oleh Cristiano Ronaldo di menit ke-65.

Sementara itu sepasang gol Verona dicetak oleh Fabio Borini di menit ke-76 dan sepakan penalti Giampaolo Pazzini di menit ke-86.

Gagal mendulang tiga poin membuat perolehan poin Juventus tertahan di angka 54 dari 23 pertandingan yang telah dijalani. Juventus masih bercokol di urutan teratas dengan keunggulan tiga poin dari Inter Milan di urutan kedua.

Meski begitu Inter belum memainkan pertandingan ke-23. Inter akan menghadapi rival sekota, AC Milan pada Minggu, 9 Februari 2020 waktu setempat atau Senin dini hari WIB. Bila mampu memetik kemenangan di laga itu, maka perolehan poin Inter akan sama banyak dengan Juventus. sebaliknya, bila Inter gagal memetik kemenangan di laga itu, maka mereka tetap terpaut tiga angka dari sang juara bertahan.

Sedangkan Verona yang berhak atas tiga poin sukses memperbaiki peringkat. Posisi tim tersebut naik ke urutan keenam dengan tabungan 34 poin dari 23 pertandingan.

Juventus tentu harus bekerja keras di laga selanjutnya. Pasalnya pesaing terdekat yakni Inter Milan terus menjaga jarak. Bukan tidak mungkin Inter akan menyamai perolehan poin Juventus bila mampu memenangi derbi Milan menghadapi AC Milan di Stadion Giuseppe Meazza pada awal pekan ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *