Pelatih Juventus Akui Kekalahan dari Tim Papan Bawah

Pelatih Juventus, Maurizio Sarri mengakui kekalahan timnya di pekan ke-23 Serie A Italia. Menghadapi Hellas Verona di Stadion Marc Antonio Bentegodi, Bianconeri dipaksa menyerah dengan skor 1-2.

Sarri yang merupakan mantan pelatih Chelsea mengakui timnya memang pantas kalah di laga tersebut. Menurut pelatih asal Italia itu, tuan rumah pantas menang. Tuan rumah dinilai tampil agresif sepanjang pertandingan. Sementara itu ia menyebut timnya kehilangan fokus. Bila kehilangan fokus maka dengan sendirinya akan mempengaruhi performa di lapangan pertandingan.

“Pikiran adalah hal yang paling penting, karena jika itu dilepaskan maka Anda tidak akan siap secara taktis. Jika pikiran Anda juga tidak fokus di 100 persen, maka fisik tidak akan mengikuti,” beber Sarri.

Lebih lanjut Sarri menegaskan timnya dipaksa bermain dengan intensitas tinggi oleh Verona. Sayangnya situasi tersebut tidak direspon dengan baik oleh Juventus.

“Kami harus bekerja lebih keras. Verona menang karena menunjukkan intensitas yang hebat dan kami tidak,” sambung pelatih asal Italia itu.

Pada laga yang digelar Sabtu, 8 Februari 2020 waktu setempat atau Minggu dini hari WIB, Nyonya Tua hanya mampu mencetak satu gol. Gol tunggal tim tamu dicetak oleh Cristiano Ronaldo di menit ke-65.

Sementara itu sepasang gol Verona dicetak oleh Fabio Borini di menit ke-76 dan sepakan penalti Giampaolo Pazzini di menit ke-86.

Gagal mendulang tiga poin membuat perolehan poin Juventus tertahan di angka 54 dari 23 pertandingan yang telah dijalani. Juventus masih bercokol di urutan teratas dengan keunggulan tiga poin dari Inter Milan di urutan kedua.

Meski begitu Inter belum memainkan pertandingan ke-23. Inter akan menghadapi rival sekota, AC Milan pada Minggu, 9 Februari 2020 waktu setempat atau Senin dini hari WIB. Bila mampu memetik kemenangan di laga itu, maka perolehan poin Inter akan sama banyak dengan Juventus. sebaliknya, bila Inter gagal memetik kemenangan di laga itu, maka mereka tetap terpaut tiga angka dari sang juara bertahan.

Sedangkan Verona yang berhak atas tiga poin sukses memperbaiki peringkat. Posisi tim tersebut naik ke urutan keenam dengan tabungan 34 poin dari 23 pertandingan.

Juventus tentu harus bekerja keras di laga selanjutnya. Pasalnya pesaing terdekat yakni Inter Milan terus menjaga jarak. Bukan tidak mungkin Inter akan menyamai perolehan poin Juventus bila mampu memenangi derbi Milan menghadapi AC Milan di Stadion Giuseppe Meazza pada awal pekan ini.

Tekuk Parma, Roma Jumpa Juventus di Perempat Final Coppa Italia

AS Roma berhasil melangkah ke babak perempat final Coppa Italia usai menundukkan Parma. Bermain di Ennio Tardini pada Kamis, 16 Januari 2020 waktu setempat atau Jumat dini hari WIB, Serigala Roma membungkam Parma dua gol tanpa balas.

Sepasang gol Roma diborong oleh Lorenzo Pellegrini masing-masing di menit ke-49 dan sepakan penalti di menit ke-76.

Kemenangan ini meloloskan Roma ke babak delapan besar. Roma akan menghadapi Juventus untuk memperebutkan satu tiket ke babak semi final.

Meski tampil di kandang lawan, Roma mampu menguasai pertandingan. Sejak menit awal tim besutan pelatih Paulo Fonseca sudah langsung memberikan ancaman. Namun demikian kedua tim mengakhiri babak pertama dengan skor kaca mata.

Roma baru bisa memecah kebuntuan selepas jeda. Sepakan Pellegrini berhasil merobek gawang Parma yang dijaga Simone Colombi. Pellegrini kembali memaksa Colombi harus memungut bola dari dalam gawangnya usai gagal mengantisipasi sepakan penalti.

Fonseca menyambut baik hasil tersebut. Menurutnya timnya tampil baik sehingga berhak lolos ke babak selanjutnya. Pertandingan kontra Juventus di perempat final akan menjadi laga sulit bagi mereka.

“Ya, kami bermain untuk menang dan lolos ke babak berikutnya bertemu Juventus. Itu akan jadi laga sulit di kandang mereka, tapi kami harus selalu masuk ke lapangan untuk menang,” beber Fonseca.

Lebih lanjut kemenangan ini membuat mereka kembali ke jalur positif setelah gagal dalam dua laga terakhir. Ia pun memberikan apresiasi kepada semua pemain yang dinilai tampil bagus di laga itu.

“Saya suka hampir seluruh penampilan kami. Kami tampil bagus dalam bertahan dan juga punya peluang untuk bikin gol di babak pertama,” sambungnya.

Selain itu Fonseca juga menilai timnya sebenarnya bisa mencetak lebih banyak gol. Pasalnya mereka memiliki banyak ruang dan kesempatan terutama di paruh kedua.

“Ada lebih banyak ruang di babak kedua dan kami berhasil mencetak dua gol. Saya menikmati performa (Nikola) Kalinic. Saya kira dia fantastis dan pemain terbaik di lapangan. Bryan (Cristante) juga tampil bagus,” tegasnya.

Susunan Pemain Parma VS AS Roma:

Parma: Colombi; Laurini (Iacoponi 64′), Dermaku, Gagliolo, Pezzella; Kucka, Scozzarella (Kulusevski 70′), Barilla; Kurtic, Cornelius (Inglese 46′), Siligardi.

Pelatih: Roberto D’Aversa

AS Roma: Pau Lopez; Florenzi (Bruno Peres 79′), Mancini, Smalling, Kolarov; Cristante, Diawara; Under, Pellegrini (Veretout 85′), Perotti (Kluivert 70′); Kalinic.

Pelatih: Paulo Fonseca

Arsenal akan menghadapi Sheffield United di pekan ke-23 Liga Primer Inggris. Pertandingan ini akan berlangsung pada Sabtu, 18 Januari 2020. Di laga ini Arsenal tidak akan diperkuat salah satu bomber di lini depan, Pierre-Emerick Aubameyang.

Tanpa Aubameyang jelas sebuah kerugian. Selain sangat membutuhkan gol, pertandingan ini tak ubahnya laga balas dendam setelah menelan kekalahan di pertemuan sebelumnya. Saat itu kedua tim bertemu di pekan kesembilan dan Arsenal harus takluk satu gol tanpa balas.

Sebagai tim promosi, kekalahan atas Sheffield jelas menjadi pukulan tersendiri bagi skuad Meriam London. Tentu Arsenal tidak ingin kembali dipermalukan tim promosi tersebut.

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta mengatakan tanpa Aubameyang timnya harus bekerja keras. Ia memuji kontribusi pemain berdarah Afrika itu. Bahkan Arteta tidak segan menyebut mantan pemain Borussia Dortmund itu sebagai pemain paling penting di timnya.

“Dia begitu bagus di bawah saya, bekerja keras, mencetak banyak gol dan dia mungkin adalah pemain terpenting kami,” beber Arteta.

Tanpa Aubameyang membuat sang pelatih harus menyiapkan strategi khusus. Ia pun menaruh harapan kepada para pemain agar bisa menutup celah yang ditinggalkan Aubameyang..

“Saya harap kami bisa bermain lebih baik dan memenangi banyak pertandingan. Para pemain harus bisa mengisi lubang itu,” tegas Arteta.

Untuk itu ia tak mau terlalu menyiksa diri dengan terus menerus menyesali absennya Aubameyang. Ia lebih memilih untuk fokus ke pertandingan tersebut. Baginya para pemain harus memiliki tekad untuk membuktikan diri mampu memberikan permainan terbaik.

“Sekarang waktunya ngomong di atas lapangan dan kalau mereka menunjukkan mereka sebagus atau lebih baik daripada dia, mereka memiliki sebuah kesempatan,” pungkas mantan asisten manajer Pep Guardiola itu.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

22-10-2019 Sheffield 1-0 Arsenal (EPL)

24-09-2008 Arsenal 6-0 Sheffield (EFL Cup)

01-11-2007 Sheffield 0-3 Arsenal (EFL Cup)

31-12-2006 Sheffield 1-0 Arsenal (EPL)

23-09-2006 Arsenal 3-0 Sheffield (EPL).

5 Pertandingan Terakhir Arsenal:

26-12-2019 Bournemouth 1-1 Arsenal (EPL)

29-12-2019 Arsenal 1-2 Chelsea (EPL)

02-01-2020 Arsenal 2-0 MU (EPL)

07-01-2020 Arsenal 1-0 Leeds (FA Cup)

11-01-2020 Palace 1-1 Arsenal (EPL).

5 Pertandingan Terakhir Sheffield United:

26-12-2019 Sheffield 1-1 Watford (EPL)

30-12-2019 City 2-0 Sheffield (EPL)

03-01-2020 Liverpool 2-0 Sheffield (EPL)

05-01-2020 Sheffield 2-1 AFC Fylde (FA Cup)

11-01-2020 Sheffield 1-0 West Ham (EPL).

Perkiraan Susunan Pemain Arsenal versus Sheffield United:

Arsenal (4-2-3-1): Bern Leno; Kolasinac, David Luiz, Sokratis, Maitland-Niles; Granit Xhaka, Guendouzi; Martinelli, Mesut Ozil, Nicolas Pepe; Alexandre Lacazette.

Pelatih: Mikel Arteta.

Sheffield United (3-5-2): Henderson; O’Connell, Egan, Basham; Stevens, Fleck, Norwood, Lundstram, Baldock; Mousset, McBurnie.

Pelatih: Chris Wilder.

Ngambek Saat Ditarik Keluar, Ronaldo Dibela Rekan Setim

Cristiano Ronaldo memperlihatkan ekspresi kesal saat dirinya ditarik keluar dalam pertandingan Juventus kontra AC Milan di pentas Serie A Italia beberapa waktu lalu. Saat itu Ronaldo ditarik keluar di menit ke-55 dan digantikan oeh Paulo Dybala.

Sontak Ronaldo menunjukkan kekecewaannya atas keputusan pelatih Maurizio Sarri. Ronaldo bahkan dikabarkan langsung meninggalkan stadion sebelum pertandingan selesai.

Situasi yang dialami Ronaldo ini sempat menimbulkan buah bibir. Namun tidak sedikit yang menilai wajar aksi mantan pemain Real Madrid tersebut. Salah satunya datang dari kiper Juventus, Wojciech Szczesny.

Menurut Szczesny apa yang dilakukan Ronaldo itu hal yang wajar. Apalagi untuk pemain bintang seperti Ronaldo. Marah saat harus ditarik keluar dari lapangan adalah sesuatu yang yang bisa dipahami untuk pemain besar seperti Ronaldo.

“Saya rasa itu normal bagi seorang juara sedikit marah saat harus ditarik keluar dari lapangan,” beber Szczesny.

Lebih lanjut kiper internasional Polandia itu mengatakan Ronaldo akan segera mendapatkan kembali penampilan terbaiknya. Ia yakin pemain yang pernah berseragam Manchester United itu akan kembali menunjukkan performa terbaiknya.

“Dia akan kembali dengan kondisi fisik lebih baik, dan seperti yang selalu ia lakukan, serta akan membuat perbedaan dalam fase menentukan di musim ini,” sambungnya.

Kondisi kebugaran disinyalir sebagai sebab menurunnya performa Ronaldo. Szczesny mengakui hal tersebut. Ronaldo disebut tidak berlatih penuh dalam beberapa pekan. Namun ia yakin pemain internasional Portugal itu akan kembali pulih setelah jeda internasional.

“Dalam beberapa pekan ia tidak berlatih 100 persen, setelah jeda internasional ini akan lebih baik. Kami semua tahu kualitas dan kepribadian Ronaldo,” tegasnya.

Selain ditarik keluar saat pertandingan kontra AC Milan, Ronaldo juga harus mengakhiri pertandingan lebih cepat saat Juventus menghadapi Lokomotiv Moskow di fase grup Liga Champions Eropa pada 6 November 2019 lalu. Saat itu Ronaldo ditarik di menit ke-82 dan posisinya digantikan oleh Douglas Costa.

Pelatih timnas Portugal, Fernando Santos mengatakan pemain bintang tersebut sudah dalam kondisi fit. Ia bahkan menjamin Ronaldo siap menghadapi agenda pertandingan internasional kontra Lithuania dan Luksemburg di babak kualifikasi Piala Eropa 2020.

“Semua orang ingin membicarakan dia karena dia adalah pemain terbaik di dunia. Cristiano ada di sini, dia dipanggil ke timnas, dia fit, dan dia akan bermain,” beber Santos.

Saat ini Portugal berada di urutan kedua Grup B dengan raihan total 11 poin. Portugal tertinggal delapan poin dari Ukraina di posisi teratas. Saat ini lawan terberat Portugal adalah Serbia yang hanya tertinggal satu angka dari Portugal.

AC Milan Tak Gentar Hadapi Juventus di Pekan 12 Serie A

AC Milan dan Juventus akan saling berhadapan di pekan ke-12 Serie A. Laga ini akan digelar di markas Nyonya Tua di  Allianz Stadium pada Minggu, 10 November 2019 waktu setempat atau Senin dini hari WIB.

Milan tentu harus bekerja keras untuk memetik kemenangan di kandang Nyonya Tua. Saat ini performa kedua tim seakan bertolak belakang. Milan terpuruk di papan bawah, tepatnya di posisi ke-13 dengan tabungan 13 poin dari 11 pertandingan.

Meski begitu salah satu pemain Milan, Ismael Bennacer optimis timnya mampu membuat kejutan di pertandingan itu. Hal ini berangkat dari pengalaman pertandingan sebelumnya di mana Juventus direpotkan Lecce dengan skor akhir 2-2.

“Kami adalah Milan dan bukan Lecce. Juventus dan Lecce bermain imbang, sehingga kami tentu bisa menang. Kami hanya perlu mengusung semangat yang tepat,” beber Bennacer.

Lebih lanjut pemain asal Aljazair itu mengatakan Milan merupakan tim dengan sejarah yang kuat. Mereka yakin akan tampil maksimal di kandang Juventus.

“Milan adalah klub dengan sejarah yang hebat dan kami harus berjuang keras, terutama untuk para suporter. Saat ini kami berada dalam situasi sulit, tapi tugas kami adalah bekerja keras dan terus optimistis,” lanjutnya.

Saat ini Juventus berstatus runner-up klasemen sementara dengan raihan total 29 poin dari 11 pertandingan. Bianconeri tertinggal dua poin dari Inter Milan yang baru saja menguasai posisi teratas usai memetik kemenangan di laga ke-12

Berikut jadwal pertandingan selengkapnya pada Senin, 11 November 2019:

LA LIGA

00:30 WIB – Getafe vs Osasuna – beIN Sports 1 (Live)
03:00 WIB – Real Betis vs Sevilla – beIN Sports 1 (Live)

SERIE A

00:00 WIB – Parma vs AS Roma – RCTI, beIN Sports 2 (Live)
02:45 WIB – Juventus vs AC Milan – RCTI, beIN Sports 2 (Live)

BUNDESLIGA

00:00 WIB – Freiburg vs Eintracht Frankfurt – Fox Sports (Live)

FIFA WORLD CUP U-17

02:30 WIB – Belanda vs Paraguay – Mola TV (Live)
06:00 WIB – Korea Selatan vs Meksiko – Mola TV (Live)

CAF AFRICA CUP OF NATIONS U-23

22:00 WIB – Mali vs Kamerun – beIN Sports 2 (Live)

SHOPEE LIGA 1

15:30 WIB – Persija Jakarta vs Borneo FC – Indosiar (Live)
18:30 WIB – Persipura Jayapura vs Bali United – O Channel (Live)

Jadwal Lengkap Pekan 10 Serie A: Brescia Vs Inter, Juventus Kontra Genoa

Kompetisi Serie A Italia akan memasuki pekan ke-10 sejak Selasa, 29 Oktober 2019 waktu setempat atau Rabu dini hari WIB. Sejumlah laga menarik akan siap menghibur para penggemar.

Salah satu pertandingan yang dinanti adalah pertemuan antara Juventus menghadapi Genoa. Saat ini Nyonya Tua berada di puncak klasemen, dengan jarak yang sangat tipis dengan para pesaing terdekat. Juventus akan menghadapi Genoa pada Kamis, 32 Oktober 2019 dini hari WIB.

Namun demikian posisi Juventus kemungkinan akan tergusur. Pasalnya salah satu rival terdekat yakni Inter Milan akan lebih dulu bertanding sehari sebelumnya. Inter Milan akan menghadapi Brescia. Sekalipun Inter akan berstatus tim tamu, tim tersebut berpeluang besar memenangi pertandingan.

Pertandingan ini sangat penting bagi Inter. Di satu sisi untuk mengembalikan tim tersebut ke jalur positif setelah di pertandingan sebelumnya hanya mampu bermain imbang 2-2 kontra AC Milan. Di sisi lain, kemenangan di laga ini akan membuat Inter mampu menggusur posisi Juventus di puncak klasemen sementara.

Saat ini Inter Milan berada di posisi kedua dengan raihan total 22 poin, berjarak satu poin dari Nyonya Tua di puncak klasemen. Sementara itu Brescia tidak ingin membuang kesempatan untuk berjuang keluar dari zona degradasi.

Pada pertandingan sebelumnya Inter hanya mampu bermain seri kontra rival sekota, Milan. Menurut Roberto Gagliardini timnya tidak seharusnya meraih hasil imbang tersebut. Ia menyebut timnya kebobolan dua gol akibat kesalahan sendiri.

“Kami tidak memulai pertandingan dengan ritme cepat namun kami tetap unggul dalam penguasaan bola. Namun kemudian kami kebobolan dua gol akibat kecerobohan kami,” beber Gagliardini.

Ia menilai timnya sebenarnya mampu bermain baik selepas jeda. Hasil tersebut semestinya menjadi pelajaran penting bagi mereka.

“Kami tampil lebih baik saat babak kedua dan mungkin layak meraih kemenangan. Kami harus segera memperbaiki kesalahan ini dan mempersiapkan diri untuk menghadapi Brescia,” lanjutnya.

Pertandingan lainnya akan mempertemukan Lazio kontra Torino, Sampdoria menghadapi Lecce dan Sassuolo versus Fiorentina. Laga lainnya akan mempertemukan Udinese kontra AS Roma. Roma akan bertindak sebagai tim tamu di laga ini.

Berikut jadwal lengkap pekan ke-10 Serie A:

Rabu, 30 Oktober 2019

Parma vs Verona – 01.00 WIB

Brescia vs Inter Milan – 03.00 WIB

Kamis, 31 Oktober 2019

Napoli vs Atalanta – 01.00 WIB

Cagliari vs Bologna – 03.00 WIB

Juventus vs Genoa – 03.00 WIB

Lazio vs Torino – 03.00 WIB

Sampdoria vs Lecce – 03.00 WIB

Sassuolo vs Fiorentina – 03.00 WIB

Udinese vs AS Roma – 03.00 WIB

Jumat, 1 November 2019

AC Milan vs SPAL 2013 – 03.00 WIB

Juventus Susah Payah Tekuk Lokomotiv Moskwa di Liga Champions

Juventus menjalani laga berat di matchday ketiga Liga Champions Eropa. Menghadpai Lokomotiv Moskwa di kandang sendiri pada Selasa, 22 Oktober 2019 waktu setempat atau Rabu dini hari WIB, Juventus hanya mampu mengunci kemenangan dengan skor tipis 2-1.

Paulo Dybala menjadi pahlawan bagi Juventus di Stadion Allianz. Pemain internasional Argentina itu memborong dua gol masing-masing di menit ke-77 dan 79. Sementara itu gol tunggal tim tamu dicetak oleh Aleksey Miranchuk di menit ke-30.

Meski menang susah payah setelah sempat tertinggal di paruh pertama, Juventus tetap berhak atas tiga poin. Tambahan tiga poin membuat perolehan poin Juventus kini menjadi tujuh dari tiga laga. Juventus berhak atas posisi puncak karena unggul selisih gol atas Atletico Madrid. Kekalahan ini membuat posisi Lokomotiv tertahan di urutan kedua dengan tabungan tiga poin. Posisi juru kunci masih ditempati Bayer Leverkusen yang belum juga mendulang poin.

Tampil di hadapan pendukung sendiri tak membuat Juventus mampu menguasai jalannya pertandingan. Terbukti, Nyonya Tua dibuat kerepotan dengan aksi para pemain lawan. Sebelum turun minum gawang Juventus kebobolan setelah bola yang ditepis Wojciech Szczesny dari tendangan keras Joao Mario berhasil diselesaikan dengan sempurna oleh Miranchuk.

Tertinggal satu gol membuat Juventus berusaha meningkatkan intensitas serangan. Namun hingga babak pertama berakhir upaya tersebut belum juga berbuah manis. Juventus baru bisa menyamakan kedudukan di menit ke-77 setelah Dybala berhasil melepaskan tendangan spekulasi dari luar kotak penalti yang bersarang di pojok kanan gawang klub asal Rusia tersebut.

Empat menit kemudian kiper Lokomotiv, Guilherme kembali dipaksa memungut bola dari dalam gawangnya. Kali ini Dybala sukses menuntaskan bola muntah yang sempat ditepis Guilherme.

Pelatih Juventus, Maurizio Sarri buka suara terkait performa timnya di laga ini. Ia mengakui timnya cukup kesulitan meraih kemenangan karena diterpa kelelahan akibat padatnya jadwal pertandingan.

“Kami selalu tetap disiplin meskipun tidak mudah melakukannya mengingat situasinya. Saya pikir kami tidak memiliki pendekatan yang salah, kami hanya kesulitan untuk mempercepat tempo ketika kami harus melakukannya di babak pertama. Tapi itu bisa terjadi ketika Anda bermain setiap tiga hari,” tandas mantan pelatih Chelsea tersebut.

Susunan pemain Juventus versus Lokomotiv Moskwa:

Juventus: 1-Wojciech Szczesny; 16-Juan Cuadrado, 19-Leonardo Bonucci, 4-Matthijs De Ligt, 12-Alex Sandro; 6-Sami Khedira, 5-Miralem Pjanic, 14-Blaise Matuidi; 30-Rodrigo Bentancur; 10-Paulo Dybala, 7-Cristiano Ronaldo

Pelatih: Maurizio Sarri

Lokomotiv Moskwa: 1-Guilherme; 2-Vladislav Ignatev, 27-Murilo Cerqueira Paim, 14-Vedran Corluka, 5-Benedikt Howedes, 3-Brian Oladalo Idowu; 7-Grzegorz Krychowiak, 6-Dmitri Barinov, 23-Joao Mario; 59-Aleksey Miranchuk, 19-Eder

Pelatih: Yury Semin

Prediksi Juventus Kontra Lokomotiv di Pekan Ketiga Liga Champions

Pekan ketiga atau matchday ketiga Liga Champions Eropa akan kembali bergulir. Salah satu laga yang bakal menarik perhatian adalah pertemuan antara Juventus kontra Lokomotiv Moscow. Pertandingan ini akan digelar di kandang Juventus di Juventus Stadium pada Rabu, 23 Oktober 2019 dini hari WIB.

Juventus tentu diunggulkan di laga ini. Selain akan bertindak sebagai tuan rumah, Nyonya Tua pun sedang dalam tren positif baik di pentas domestik maupun dalam pertemuan dengan klub asal Rusia tersebut.

Juventus tercatat mampu memenangi dua pertemuan sebelumnya dengan Lokomotiv. Selain itu klub asal Rusia itu belum pernah meraih kemenangan saat bermain di Italia.

Selain itu situasi internal Juventus sedang dalam kondisi baik. Hal ini terlihat dari pernyataan Cristiano Ronaldo beberapa waktu lalu. Mantan pemain Real Madrid itu mengatakan suasana di skuad Juventus saat ini lebih baik dari sebelumnya. Kehadiran pelatih Maurizio Sarri membawa banyak perubahan positif.

“Kami sudah melakukan perubahan dengan Sarri untuk peningkatan. Saya kini punya kebebasan bermain lebih besar. Kami sudah berubah banyak, kami sedang berkembang, dan masih ada hal-hal untuk diperbaiki, tapi saya sangat senang,” beber Ronaldo.

Lebih lanjut bintang asal Portugal itu mengatakan timnya mengalami banyak perkembangan sepeninggal Massimiliano Allegri.

“Kami bekerja dengan baik dengan Allegri, tapi dengan Sarri kami sudah berkembang. Posisi saya telah berubah. Saya selalu mencoba untuk menempati area-area di mana saya rasa jadi titik terbaik,” lanjut Ronaldo.

Senada dengan mantan pemain Manchester United itu, Sarri pun mengakui hal serupa. Seakan saling memuji, Sarri menyebut Ronaldo sudah menyatu dengan Juventus. Mantan pelatih Chelsea itu pun menegaskan Ronaldo merupakan salah satu pemain hebat dan senang baginya bisa melatih pemain tersebut.

“Melatih Ronaldo, bagi saya, adalah sumber kepuasan dan kebanggaan. Dia memiliki mental yang luar biasa dan tahu menempatakan dirinya dalam tim,” tegas Sarri.

Head to head kedua tim dalam dua laga terakhir:

28-09-1993 Lokomotiv 0-1 Juventus (UEFA Cup)

15-09-1993 Juventus 3-0 Lokomotiv (UEFA Cup).

5 Pertandingan Terakhir Juventus:

25-09-2019 Brescia 1-2 Juventus (Serie A)

28-09-2019 Juventus 2-0 SPAL (Serie A)

02-10-2019 Juventus 3-0 Leverkusen (UCL)

07-10-2019 Inter 1-2 Juventus (Serie A)

20-10-2019 Juventus 2-1 Bologna (Serie A).

5 Pertandingan Terakhir Lokomotiv:

26-09-2019 Baltika 1-1 Lokomotiv (Piala Liga)

28-09-2019 Lokomotiv 1-0 Zenit (Liga)

02-10-2019 Lokomotiv 0-2 Atletico (UCL)

06-10-2019 Lokomotiv 2-1 Arsenal Tula (Liga)

18-10-2019 Akhmat 0-2 Lokomotiv (Liga).

Perkiraan Starting Line-up Juventus versus Lokomotiv Moskow:

Juventus (4-3-1-2): Szczesny; Danilo, Bonucci, de Ligt, Alex Sandro; Khedira, Pjanic, Matuidi; Bernardeschi/Ramsey; Ronaldo, Higuain/Dybala.

Pelatih: Maurizio Sarri.

Lokomotiv Moskow (4-1-4-1): Guilherme; Ignatyev, Howedes, Corluka, Rybus; Zhemaletdinov, Barinov, Krychowiak, Joao Mario; Smolov.

Pelatih: Yuri Semin.